Petunjuk Penggunaan Image Catalog BDPJN

PENCARIAN DATASET

BROWSE DATASET

  1. Pada bagian “Browse Dataset” Anda dapat memilih Dataset berdasarkan: Batas Administratif/ Administrative Boundaries, Tipe Resolusi dan Satelit dari setiap Dataset, dan dari Tipe Mosaic Datasets.
    Pencarian Dataset dengan "Browse Dataset"
    • PENCARIAN DATASET BERDASARKAN BATAS ADMINISTRATIF (ADMINISTRATIVE BOUNDARIES)
      1. Untuk mencari dataset berdasarkan Batas Administratif perhatikan terdapat icon “” di depan “Administrative Boundaries”. Tekan icon tersebut untuk menampilkan isi pada “Administrative Boundaries”.
        Memilih “Administrative Boundaries”
      2. Isi yang ditampilkan dalam Batas Administratif adalah seluruh provinsi di Indonesia.
        Nama Provinsi di dalam Menu “Administrative Boundaries”
        Tekan nama provinsi yang akan dituju sehingga secara otomatis tampilan peta akan mengarah ke provinsi yang diinginkan. Dengan memilih provinsi anda dapat mencari dataset yang diinginkan.
        (a) Tampilan Peta sebelum Memilih Provinsi (b) Tampilan Peta sesudah Memilih Provinsi
      3. Apabila anda ingin memilih kota/kabupaten dari daerah yang akan dikaji, tekan icon “” yang terdapat di depan nama provinsi, maka secara otomatis nama kota/kabupaten akan muncul. Kemudian dengan menekan nama kota, maka secara otomatis tampilan peta akan mengarah ke kota/kabupaten yang akan dikaji. Dengan memilih kota/kabupaten anda dapat mencari dataset yang diinginkan.
        (a) Tampilan Peta sebelum Memilih Kota/Kabupaten (b) Tampilan Peta sesudah Memilih Kota/Kabupaten
    • PENCARIAN DATASET BERDASARKAN TIPE RESOLUSI DAN SATELIT (DATASETS)
      1. Pada pencarian berdasarkan Tipe Resolusi dan Satelit dari setiap Dataset dengan menekan icon “” yang berada di depan “Datasets” kemudian akan menghasilkan pilihan resolusi antara lain: High Resolution, Medium Resolution, Low Resolution, dan Radar.
        Memilih “Datasets”
      2. Selanjutnya setelah memilih resolusi yang diinginkan kemudian memilih tipe satelit dengan kembali menekan icon “” yang terdapat pada bagian depan resolusi sehingga akan menampilkan jenis satelit yang digunakan.
        Pilih Resolusi dan Tipe Satelit
      3. Setelah memilih tipe satelit, kemudian akan muncul dataset pada peta. Penjelasan tentang pemilihan dataset dijelaskan pada petunjuk berikutnya.
    • PENCARIAN DATASET BERDASARKAN TIPE "MOSAIC DATASETS"
      1. Pada pencarian berdasarkan tipe Mosaic Datasets dengan menekan icon “” yang berada di depan “Mosaic Datasets” kemudian akan menghasilkan pilihan tipe Mosaic Dataset berdasarkan satelit yang digunakan. Pada bagian ini terdapat dua pilihan yaitu Mosaic Landsat 5 dan Mosaic Landsat 7.
        Pilih Resolusi dan Tipe Satelit
      2. Setelah memilih tipe satelit yang digunakan untuk mendapatkan Mosaic Datasets tersebut, kemudian dilakukan tahap pencarian dataset seperti pada petunjuk berikutnya.
  2. Setelah memilih cara pencarian dataset, kemudian tentukan apakah dataset yang dibutuhkan berpotongan dengan daerah yang akan dikaji (interest area) atau dataset tersebut harus berada dalam daerah tersebut. Bagian ini terdapat pada Area Options, setelah itu memilih “Intersecting” untuk dataset yang berpotongan dengan daerah kajian atau “Fully within” untuk dataset yang harus berada di dalam daerah kajian..
    Intersecting Dataset
    Fully-Within Dataset
  3. Berikutnya adalah menentukan maksimal tampilan dataset yang akan ditampilkan di dalam peta. Pengaturan tampilan terdapat pada “Maximum Result” yaitu dengan memilih 10, 50, 100, atau 250. Semakin banyak tampilan dataset pada peta maka proses pencarian akan semakin lama.
    Menampilkan 10 Dataset
    Menampilkan 50 Dataset
    Jika anda memilih tampilan data dengan nilai paling rendah yaitu 10 maka pada peta akan menunjukkan 10 dataset. Akan tetapi sebenarnya jumlah data lebih dari 10, maka dari itu kita harus menekan tombol “Next” dan akan tampil 10 dataset berikutnya.
    (a) Menampilkan 10 Dataset pertama; (b) Menampilkan 10 Dataset berikutnya
  4. Setelah itu tentukan tanggal kapan data tersebut diakuisisi, dengan memilih tanggal pada “Acquisition Date”. Bagian ini dapat dikosongkan, sehingga pada hasil pencarian akan menampilkan seluruh dataset yang sudah telah diakuisisi karena tidak dikategorikan berdasarkan tanggal.
    Acquisiton Date
  5. Selanjutnya, pada bagian “Don’t Clear Previous Result” jika anda memilih maka yang terjadi adalah pada pencarian data berikutnya hasil pencarian sebelumnya akan tetap ditampilkan. Sebaliknya jika anda tidak memilih maka pada hasil pencarian berikutnya data sebelumnya yang ditampilkan akan menghilang dengan sendirinya.
    (a) Contoh 10 Tampilan Dataset Pertama; (b) Contoh 10 Tampilan Dataset Berikutnya Ditambah dengan 10 Dataset Pertama
  6. Terakhir, Anda dapat menekan tombol “Browse” () yang menandakan bahwa proses pencarian data akan diproses.


BASIC SEARCH


  1. Pada bagian “Basic Search” Anda dapat memilih dataset berdasarkan kata kunci (Keyword) yang diinginkan.
  2. Pada bagian “Keywords” anda dapat memasukkan kata kunci untuk pencarian dataset. Kata kunci dapat berupa judul data/ title, jenis dataset, tipe satelit, atau level data. Untuk kata lain Anda dapat memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan dataset yang Anda ingin peroleh.
    Basic Search
  3. Setelah itu tentukan tanggal kapan data tersebut diakuisisi, dengan memilih tanggal pada “Acquisition Date”. Bagian ini dapat dikosongkan, sehingga pada hasil pencarian akan menampilkan seluruh dataset yang sudah telah diakuisisi karena tidak dikategorikan berdasarkan tanggal.
    Acquisiton Date
  4. Selanjutnya, pada bagian “Don’t Clear Previous Result” jika anda memilih maka yang terjadi adalah pada pencarian data berikutnya hasil pencarian sebelumnya akan tetap ditampilkan. Sebaliknya jika anda tidak memilih makan pada hasil pencarian berikutnya data sebelumnya yang ditampilkan akan menghilang dengan sendirinya.
    (a) Menampilkan 10 Dataset pertama; (b) Menampilkan 10 Dataset berikutnya
  5. Terakhir, Anda dapat menekan tombol “Browse” ( ) yang menandakan bahwa proses pencarian data akan diproses.
  6. Untuk menghilangkan kata kunci yang sudah Anda masukkan ke dalam “Keywords” dapat dilakukan dengan menekan tombol “Reset” ()


ADVANCE SEARCH


  1. Pada bagian “Advance Search” Anda dapat memilih dataset yang diinginkan dengan kategori pencarian yang lebih menyesuaikan atau customize.
  2. Berikutnya Anda diminta untuk menentukan jenis dataset berdasarkan satelit yang digunakan dan tingkat/ level dari data tersebut. Dalam menentukan jenis satelit dan tingkat/ level data terdapat pada “Dataset & Level.” Untuk memilih jenis dataset cukup menekan tombol yang mengarah ke bawah atau yang disebut dengan dropdown (). Setelah jenis dataset dipilih kemudian pilih tingkat/ level data.
  3. Kemudian pada bagian “Area” digunakan untuk memilih daerah kajian yang Anda inginkan. Dalam menentukan daerah kajian dapat dilakukan dengan tiga cara antara lain:
    • Pertama adalah dengan menekan tombol “Select Bounding Box from Map”, kemudian tentukan luas daerah kajian dengan menarik bidang berbentuk persegi sesuai pada daerah kajian yang diinginkan, setelah daerah kajian ditentukan secara otomatis akan muncul koordinat yang merupakan batas daerah kajian.
      Menentukan daerah kajian dengan “Select Bounding Box from Map”
    • Kedua adalah dengan memasukkan daerah kajian yang Anda inginkan. Daerah kajian berupa Shp File Set yang disimpan dalam format .zip. Berikutnya adalah dengan menekan tombol “Browse” () dan masukan Shp File Set yang Anda maksud. Setelah Shp File Set dimasukkan dan diterima, maka pada tampilan peta akan muncul bentuk area yang Anda maksud. Setelah itu dengan cara Pertama tentukan lagi daerah kajian yang anda inginkan.
      Menentukan daerah kajian dengan memasukkan Shp File Set
    • Ketiga adalah dengan memasukkan secara manual koordinat lintang/latitude dan bujur/longitude batas daerah kajian yang Anda maksud.
      Memasukkan koordinat daerah kajian secara manual
  4. Setelah menentukan area/daerah kajian, kemudian tentukan apakah dataset yang dibutuhkan berpotongan dengan daerah yang akan dikaji (interest area) atau dataset tersebut harus berada dalam daerah tersebut. Pilih “Intersecting” untuk dataset yang berpotongan dengan daerah kajian atau “Fully within” untuk dataset yang harus berada di dalam daerah kajian.
    Intersecting Dataset
    Fully-Within Dataset
  5. Berikutnya adalah menentukan maksimal tampilan dataset yang akan ditampilkan di dalam peta. Pengaturan tampilan terdapat pada “Maximum Result” yaitu dengan memilih 10, 50, 100, atau 250. Semakin banyak tampilan dataset pada peta maka proses pencarian akan semakin lama.
    Menampilkan 10 Dataset
    Menampilkan 50 Dataset
    Jika anda memilih tampilan data dengan nilai paling rendah yaitu 10 maka pada peta akan menunjukkan 10 dataset. Akan tetapi sebenarnya jumlah data lebih dari 10, maka dari itu kita harus menekan tombol “Next” dan akan tampil 10 dataset berikutnya.
    (a) Menampilkan 10 Dataset pertama; (b) Menampilkan 10 Dataset berikutnya
  6. Setelah itu tentukan tanggal kapan data tersebut diakuisisi, dengan memilih tanggal pada “Acquisition Date”. Bagian ini dapat dikosongkan, sehingga pada hasil pencarian akan menampilkan seluruh dataset yang sudah telah diakuisisi karena tidak dikategorikan berdasarkan tanggal.
    Acquisiton Date
  7. Selanjutnya, pada bagian “Don’t Clear Previous Result” jika anda memilih maka yang terjadi adalah pada pencarian data berikutnya hasil pencarian sebelumnya akan tetap ditampilkan. Sebaliknya jika anda tidak memilih makan pada hasil pencarian berikutnya data sebelumnya yang ditampilkan akan menghilang dengan sendirinya.
    (a) Contoh 10 Tampilan Dataset Pertama; (b) Contoh 10 Tampilan Dataset Berikutnya Ditambah dengan 10 Dataset Pertama
  8. Terakhir, Anda dapat menekan tombol “Browse” () yang menandakan bahwa proses pencarian data akan diproses.